Mencintai diri sendiri..

Mencintai diri sendiri
Bukankah setiap kita mengaku mencintai diri masing-masing?
Tapi faktanya, disadari atau tidak sering kali kebanyakan wanita termasuk saya justru melakukan tindakan yang tidak mecerminkan cinta pada diri sendiri.
Seperti apa yang kita ucapkan, yang dituliskan, perilaku kita sehari-hari.

Oh,,diriku..maafkan aku yg selama ini mengaku mencintaimu tapi justru mendzalimi mu..
Betapa sering lisan ini mengeluh, membicarakan orang lain, berkata kasar pada orang tua, berbohong sekalipun dalam canda.
Betapa sering aku tak menunaikan hakmu dengan berhijab yang tak sesuai syariat, betapa aku juga sering menampakan aurat pada yang bukan muhrim mu, mengenakan pakaian tapi seperti tak berpakaian
Maafkan aku diriku..
Tak hanya itu, aku pun telah mengeruhkan mata hatimu dengan keinginan dipuji oleh manusia karena kepintaran, karena fisik atau hanya karena benda-benda duniawi.
Padahal bukankah itu semua hanya titipan, sementara.
Padahal setiap bagian tubuh ini adalah pemberian Allah; mata, telinga, hidung, suara, semuanya. Dan masing-masing bagian tubuhmu memiliki hak untuk beribadah padaNya.
Bahkan tak jarang atas nama pujian, aku sering mengorbankan kejernihan hatimu, memaksimalkan usaha hanya untuk dinilai baik oleh manusia.
Betapa malangnya engkau yang karna nafsu buruk dan sedikitnya pemahamanku justru bisa jadi tak mengundang ridha Allah.

Andai kutuliskan semua kedzalimanku padamu mungkin tak akan habis tinta dilautan.
Tapi ijinkan aku memperbaiki diri karna bukankah Rahmat dan Ampunan Allah sangat luas.
Aku tak ingin makin memperburukmu dengan berputus asa.
Sekali pun mungkin ini sudah terlambat, tapi tak apalah. Setidaknya masi ada sisa umurku yang bisa kupergunakan untuk diisi kebaikan padamu dan pada makhluk lain.

Mungkin kini kau yang terbiasa dengan segala kedzaliman itu akan sulit untuk merubahnya.
Tapi sekali lagi jangan berputus asa diriku.
Luruskan niat dan yakinlah Allah akan meolong kita.

Aku ingin mencintai diriku sendiri karena diri ini lah bukti cinta Allah pada mahklukNya
Aku ingin mencintai diriku sendiri karena nantinya setiap bagian dalam diri ini akan diminta pertangungjawabannya.
Aku ingin mencintai diriku sendiri dengan cara yang benar, cara yang ditunjukkan Allah dalam tulisan kitab suci maupun yang dicontohkan RasulNya.





 *mohon maaf jika ada kesalahan*


Ujian Terbaik

Aku takut..
Dan diam sejenak, bertanya dalam hati apakah yg aku takutkan ini adalah sesuatu yg seharusnya ditakuti atau tidak?
Bukankah kita manusia hanya boleh takut pada Allah. Takut jika Allah tak ridho, tak mengampuni dosa kita, tak menerima amal ibadah kita.
Jika takutmu bukan karena Allah, jangan takut karena akan ada berjuta cahaya untuk meneranginya.

Aku sedih..
Hari-hariku sekarang bukan lagi hari-hari yang biasa kulalui.
Ada banyak perbedaan, perubahan.. Dan itu tiba-tiba.
Tapi, bukankah hidup memang seperti itu?
Siap tak siap, suka atau tidak perubahan akan menghampiri.

Aku lelah..
Ingin rasanya berlari jauh.
Namun lari sejauh mungkin, berteriak keras, menangis sampai mata bengkak tak akan mengubah keadaan.
Nikmatilah lelahmu, karena bisa jadi tak ada lelah yang seperti ini lagi.

Tenanglah..
Ujian ibarat tamu yang datang dalam kehidupan, tak kan lama.
Jika kau pikir kau sendiri, salah besar.
Ada Allah yang saat ini sedang menyaksikanmu.

Ya Rabb..
jika sebelumnya aku seperti ulat kecil yang lemah tak berdaya maka tolonglah aku tuk menjadi seperti batu karang yang tegar dihempas ribuan ombak.
Ijinkan aku tuk tetap berada dalam jalanMu sekalipun ujian ini seakan memaksaku berlari jauh.


Nb : semoga lekas sembuh papah...aku sama ibu sayang papah



Surabay, 20 November 2013

Waktu

Waktu.
Inilah yang terus berjalan sekalipun semua manusia berunjuk rasa meminta dihentikan.
Dalam setiap detiknya ada banyak kejutan yang bisa terjadi dalam kehidupan seseorang dan itulah waktu.
Tapi waktu pula lah yang sering dinobatkan sebagai obat termanjur untuk setiap kesedihan.

Waktu
Tak seorang pun yang dapat menebak apa yang akan terjadi dalam sepersekian detik ke depan.
Di waktu yang sama ada manusia yang merasa menjadi orang paling bahagia namun di belahan dunia lain bisa jadi saat itulah ia menjadi orang paling menyedihkan. Unik

Waktu
Di dalam perputarannya segala hal dapat terjadi. Tak ada yang tak mungkin.
Fakir mendadak menjadi konglomerat atau sebaliknya.
Si sehat dapat menjadi si sakit atau sebaliknya
Maka sungguh dalam waktu ada harap.

Waktu
Dialah yang dengan namanya Sang Pencipta Alam bersumpah.
Demi masa.  Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan orang-orang yang yang mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat dan menasehati supaya menetapi kesabaran.

Jika waktu terus berjalan dan apa saja berkemungkinan terjadi pada diri kita, suka atau tidak, maka tak ada yang lebih baik selain menerima.
Apakah ratapan dapat menghentikan waktu atau merubah keadaan? Tidak
Apakah berdiam diri akan membuat segalanya jadi lebih baik? Tak ada yang menjamin.

Waktu
Karena hidup kita adalah berpacu dengan waktu.
Mengisinya dengan kebaikan atau keburukan adalah pilihan yang sebenarnya sudah pula diberikan petunjuk jalan mana yang harus ditempuh.

Waktu
Jika detik ini seseorang bisa merasakan kesedihan maka tak ada yang mustahil di detik berikutnya merasakan kebahagiaan.
Tak ada yang mustahil karena Yang Maha Kuasa lah yang menggenggam waktu.

Waktu
Setiap detiknya ada harapan, doa, peluang.
Karena malam yang gelap akan berganti dengan indahnya mentari pagi, sekalipun mendung.

Waktu
Identik dengan sabar.
Tapi sabar bukan menghitung mundur waktu
Setiap episode kehidupan memiliki rentang waktu sendiri.
Dan disitulah yakinmu padaNya diuji.



Menggigit kuat keyakinan

Bukan tak jarang seseorang harus menggigit kuat-kuat keyakinan yg dimiliki dalam kondisi tertentu.
Kondisi dimana sebenernya ia sedang rapuh, dimana hatinya sedang bergejolak dalam badai ujian.
Hingga untuk menangis pun ia tak memiliki keberanian.
Tapi ia paham bahwa apa yg ia yakini adalah hal yg benar.

Baginya keyakinan itu ibarat penguat, ibarat akar yg menjaga agar pohon tak roboh tertiup angin.
Walau mungkin sewaktu-waktu bisa saja akar tersesbut melemah.
Dan disinilah setidaknya kekuatan doa bekerja.
Setiap lantunan doa seakan mampu menumbuhkan seribu cabang akar.

Menggigit kuat keyakinan sperti menggigit buah mengkudu, pahit.
Tapi bukankah buah pahit itu memiliki khasiat yg luar biasa.

Berdiri tegar dengan keyakinan dalam hati.
Percayalah bahwa ini tak kan lama, sebentar lagi, sebentar lagi..
Jika sabarmu tinggal setetes maka datanglah padaNya.
Jika air matamu tak terbendung, mengadulah padaNya.
Dia lah Alloh Yang Maha Benar, JanjiNya benar.
Dia tak akan menyia-nyiakan hambaNya.

Sebentar lagi, tak lama lagi...
Pasti, bersama kesulitan ada kemudahan




Surabaya, 8 Oktober 2013
13.15 WIB

La Tahzan

Assalamualaikum..
Pagi ini ada secuil kesedihan dalam hati saya. Ga enak?ga nyaman?pastilah. Itu sebabnya wajib deh bersegara menenangkan hati. Di postingan sebelumnya tentang Kendali hati saya sedikit berbagi tentang bagaimana seseorang perlu sekali belajar mengendalikan hatinya sekalipun kondisi atau lingkungan sekitar berpotensi bikin bad mood.
Balik lagi, bahwasannya mana ada sih orang di muka bumi ini yang bebas dari ujian?TIDAK ADA. Bahkan selesai ujian yang satu akan datang ujian berikutnya. Tapi kabar baiknya, jaman sekarang ini sudah ada banyak banget kajian ataupun ceramah yang membahas tentang ujian dan cara menghadapinya. But, the next problem iiiiiiissssssss kalo udah kena ujian manusia dan termasuk saya jadi suka panik. Hal ini juga terjadi pada saya tadi pagi.
So, jika sudah begitu maka yg bisa dilakukan adalah curhat ke Alloh, by the way yang dibahas kali ini bukan mencari jalan keluar masalah tapi lebih kepada gimana agar jiwa kita jadi lebih tenang? Cara yang kedua dan ini versi saya adalah menuliskan nasehat atau jargon atau apapun tentang ujian dimana tujuannya adalah memotivasi diri sendiri.
Ini yang saya lakukan tadi pagi via akun twitter saya :

bukankah ujian itu tak akan melampaui batas kemampuan kita?? #latahzan
sungguh tiada ujian yg lebih besar&lebih berat dari ujian Rasulullah Saw,ujian qt masi ga sebrapa kok #latahzan 
bukankah nikmatNya,,rahmatNya,,ampunanNya jauh lebih luas dari ujianNya #latahzan
bukankah dalam kesulitan ada kemudahan? #latahzan
dalam ujian bisa jadi jalan kedekatan qt pada Alloh,,kesempatan one step closer to Allah terbuka lebar guys :) #latahzan

#latahzan karna setiap saat Allah melihat qt,,mengetahui isi hati qt
#latahzan diluar sana bisa jadi ada buanyak org yg ujiannya lebih sulit..lebih berat dari ujian kita
#latahzan karna Dialah Alloh yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang...have a nice day
satu lagi,,Allahuakbar...Alloh Maha Besar jauh lebih besar dari ujian kita,,so #latahzan n keep smileeeeee *tanpa joget caesar*
trakir,hehe...slalu optimis&baik sangka ke Alloh karna Alloh sesuai prasangkaan hambaNya

Menurut saya kemapuan menenagkan diri sesegara mungkin saat menghadapi kesulitan dapat dilatih. Kontrol diri dan banyakin ingat ke Alloh. Semoga yang hari ini sedang sedih,,dilapangkan hatinya oleh Alloh, yang sedang sakit..diangkat penyakitnya oleh Alloh. Aamiin
Wassalamualaikum  
   


  

Kendali hati

Apapun jalan yang kita pilih atau sedang dijalani maka terus usahakan agar setiap detiknya menjadi jalan ketaatan padaNya.
Melihat bahwa setelah kuliah ini begitu banyak dan bervariasi jalan yg dipilih teman-temanku.
Pernah terbesit perasaan jalan yang kupilih begini-begini saja. Sempat ingin ini, ingin itu namun sementara ini belum bisa terlaksana karna setelah dipertimbangkan insyaAllah lebih baik seperti ini.
Jadilah kalimat pertama itu motivasiku. Jika ada sedih, tak apalah tapi sedikit&sebentar saja. Ada banyak hal yg wajib disyukuri dan sepertinya itulah yg lebih baik untuk menyibukkan diriku.
Tulisan ini bisa jadi atau bisa bukan edisi curhat karna mungkin diluar sana ada juga yang mengalaminya. Hey sist..bro..kendali hati ini ada di tangan kita. Setiap saat keadaan akan selalu berubah, kadang seperti yg kita harapkan kadang juga tidak. Maka peganglah tali kendali hati, teruslah memotivasi diri sendiri dengan berbekal keyakinan padaNya dan syukur akan nikmatNya. Yakin bahwa sebenarnya setiap keadaan yg Dia berikan bukanlah hal buruk, Dia selalu dan akan selalu memberi kita yg terbaik. Sedangkan syukur akan memudahkan kita untuk bersabar :)
Maka esok lusa jika diberikan yang membahagiakan hati, katakan pada hati bahwa ini adalah pemberianNya dan berhati-hatilah agar tetap amanah.

Ecogreen Park, Batu Jatim

Assalamualaikum

Taraaaaaa,,alhamdulillah bisa nulis lagi.
Hmmm,,ijinkan saya berbagi pengalaman jalan-jalan ke Eco Green Park yaa.
Eco Greean Park termasuk salah satu lokasi hiburan yang ada di Batu, Jawa Timur. Lokasinya bersebelahan dengan JAtim Park. Harga tiket masuknya lumayan terjangkau lho untuk berlibur sekaligus belajar, weekend Rp 45.000 dan di hari aktif Rp 30.000.
Eco Green Park, menurut saya, lebih cocok sih buat adek-adek yang lagi study tour, tapi jika untuk sekedar refreshing bisa dicoba apalagi buat mba-mba yang gila foto silahkan,hehe.
Nah,itu starting point nya. Berasa kayak di sekitaran candi yaa. FYI aja nih di sana disewakan juga sepeda lho buat berkeliling, biaya per 3 jamnya Rp 100.000. Berhubung ini ceritanya jalan-jalan hemat jadi ya pake kendaraan kaki aja deh.
Oya, Eco Green park ini selain semacam kebun satwa di sana juga jadi tempat pembelajaran agar kita lebih cinta dengan bumi lho. Mulai dari daur ulang barang bekas, cara pengolahan sampah, teknik penjernihan air, sampai menanam dengan media selain tanah.
Itu di bamboo haouse, isinya kumpulan serangga.
 
Si Merak nya lagi mondar mandir galau kayaknya
 


Ini nih yang juga keren, permainan alat musik dari gerakan air.


Rumah terbalik,,saya ga berani masuk.


Segitu dulu deh cerita saya di Ecogreen Park. Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum


up